SPI UIN Alauddin Makassar Terima Kunjungan Studi Tiru IAIN Ternate

SPI UIN Alauddin Makassar Terima Kunjungan Studi Tiru IAIN Ternate

Gowa, 10 Februari 2026 — Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian kunjungan pimpinan IAIN Ternate ke UIN Alauddin Makassar dalam rangka mempererat silaturahmi kelembagaan sekaligus melaksanakan studi tiru. Pertemuan dengan SPI ini berlangsung setelah agenda pertemuan dengan pimpinan UIN Alauddin Makassar sebagai bagian dari benchmarking tata kelola kelembagaan.

Rombongan IAIN Ternate yang terdiri atas Rektor, Prof. Dr. Radjiman Ismail, M.Pd., Wakil Rektor II, Dr. Marini Abdul Djalal, M.HI., dan jajarannya disambut langsung oleh Sekretaris SPI UIN Alauddin Makassar, Roby Aditiya, beserta tim SPI di Ruang SPI, Gedung Rektorat Lantai 2, Kampus II Samata, Gowa.

Adapun beberapa hal yang menjadi fokus pembahasan meliputi mekanisme BKD/LKD terkait tata cara penilaian dan pelaksanaannya, penerapan Indikator Kinerja Utama (IKU) sebagai indikator kinerja institusi, mekanisme audit internal, penyusunan Program Kerja Pengawasan Tahunan (PKPT), serta strategi penguatan peran SPI dalam mendukung tata kelola perguruan tinggi yang akuntabel dan transparan.

Kepala SPI UIN Alauddin Makassar, Prof. Erwin Hafid, menyampaikan bahwa kunjungan studi tiru ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antar PTKN. Ia berharap melalui forum berbagi praktik baik ini, masing-masing institusi dapat saling belajar dan mengembangkan sistem pengawasan yang adaptif terhadap dinamika tata kelola perguruan tinggi.

Sekretaris SPI UIN Alauddin Makassar, Roby Aditiya, turut memberikan penjelasan dan gambaran komprehensif mengenai mekanisme penilaian BKD/LKD, penerapan IKU yang terintegrasi dengan kontrak kinerja pimpinan dan unit kerja, serta sistem pengukuran dan monitoring kinerja di UIN Alauddin Makassar sebagai bagian dari penguatan pengendalian kinerja institusi.

Syarif Syahrir Malle,selaku Koord. Pengawasan Kinerja, Kepatuhan, dan Konsultansi SPI UIN Alauddin Makassar pada kesempatan yang sama, memperlihatkan gambaran sistem serta tata cara pelaksanaan penginputan kinerja melalui aplikasi E-Kinerja UIN Alauddin Makassar sebagai salah satu instrumen pendukung pengukuran dan monitoring kinerja pegawai.

Diskusi antara kedua institusi berlangsung aktif dan konstruktif, mencerminkan semangat kolaboratif dalam memperkuat sistem pengawasan kinerja serta mewujudkan tata kelola perguruan tinggi yang akuntabel dan transparan.

Wakil Rektor II IAIN Ternate, Dr. Marini Abdul Djalal, M.HI., dalam kunjungan ini menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan oleh SPI UIN Alauddin Makassar. Ia menuturkan bahwa kegiatan studi tiru ini sangat bermanfaat dalam memberikan referensi dan wawasan terkait penguatan sistem pengawasan internal, khususnya dalam mendukung peningkatan kinerja dan tata kelola kelembagaan di IAIN Ternate.

Melalui kegiatan studi tiru ini, diharapkan IAIN Ternate memperoleh gambaran praktik baik yang telah diterapkan di UIN Alauddin Makassar, sekaligus mendorong peningkatan kapasitas kelembagaan pengawasan. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat memperkuat sinergi dan kolaborasi antar Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN).

Perkuat Pengawasan dan Tata Kelola Anggaran, SPI IAKN Kupang Kunjungi SPI UIN Alauddin Makassar

Perkuat Pengawasan dan Tata Kelola Anggaran, SPI IAKN Kupang Kunjungi SPI UIN Alauddin Makassar

28 Januari 2026 — Satuan Pengawasan Internal (SPI) UIN Alauddin Makassar menerima kunjungan SPI Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Kupang dalam rangka kegiatan benchmarking, sebagai upaya penguatan peran pengawasan internal dalam mendukung tata kelola anggaran yang akuntabel dan transparan.

Kunjungan Kepala SPI IAKN Kupang, Dr. Hasudungan Sidabutar, M.Pd., disambut langsung oleh Prof. Erwin Hafid, didampingi Sekretaris SPI Roby Aditiya, di Ruang SPI Gedung Rektorat Lantai 2, Kampus II Samata, Gowa.

Dr. Hasudungan Sidabutar, M.Pd. menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bentuk komitmen SPI IAKN Kupang dalam memperkuat sistem pertanggungjawaban keuangan yang transparan, sekaligus menjadi sarana pembelajaran bersama melalui pertukaran pengalaman dan praktik baik pengawasan internal antar perguruan tinggi.

Prof. Erwin Hafid menyambut baik kunjungan tersebut dan menyatakan kesiapan untuk menjalin kerja sama serta memperkuat sinergi kelembagaan dalam upaya peningkatan kualitas pengawasan dan tata kelola keuangan yang lebih efektif dan akuntabel antar Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN) di Indonesia.

Pertemuan ini berlangsung dengan diskusi terkait penguatan peran SPI serta strategi peningkatan efektivitas pengawasan. Pada kesempatan tersebut Sekretaris SPI UIN Alauddin Makassar, Roby Aditiya, memaparkan proses kerja SPI UIN Alauddin Makassar, meliputi pengawasan perencanaan dan realisasi anggaran, pelaksanaan audit berbasis risiko, serta penguatan sistem pengendalian internal di lingkungan universitas.

Melalui kolaborasi ini diharapkan terwujud penguatan kapasitas dan kapabilitas SPI, khususnya dalam menghadapi tantangan pengawasan keuangan yang semakin kompleks.

Dialog dan Refreshment Kinerja UIN Alauddin Makassar untuk Penyusunan IKU Tahun 2026

Dialog dan Refreshment Kinerja UIN Alauddin Makassar untuk Penyusunan IKU Tahun 2026

Gowa, 27 Januari 2026 — Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar melalui Satuan Pengawasan Internal (SPI) selaku tim penyusun Indikator Kinerja Utama (IKU) melaksanakan kegiatan Dialog Kinerja dan Refreshment Penyusunan IKU sebagai langkah awal dalam penyusunan IKU Tahun Anggaran 2026.

Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Senat Lantai VI Gedung Rektorat UIN Alauddin Makassar dan dihadiri oleh Rektor, para Wakil Rektor, Kepala Biro, para Dekan Fakultas dan Direktur Pascasarjana, Ketua Lembaga, Kepala UPT, Kepala Pusat, Kepala Bagian dan Kepala Tata Usaha, Ketua Program Studi/Jurusan, serta pejabat terkait lainnya.

Dalam arahannya, Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof. Hamdan Juhannis, M.A., Ph.D., menegaskan bahwa IKU harus dipahami tidak hanya sebagai instrumen penilaian, tetapi sebagai rencana kerja sekaligus aksi nyata dalam menjalankan tugas dan fungsi setiap unit kerja. Ia menekankan bahwa konsistensi merupakan kunci utama dalam membangun kinerja institusi yang berkelanjutan.

“IKU harus menjadi rencana yang kita, sekaligus aksi yang kita jalankan secara nyata. IKU juga memastikan konsistensi dalam bekerja, karena kinerja yang baik tidak lahir semata dari target, tetapi dari komitmen dan konsistensi dalam menjalankannya,” tegas Prof Hamdan.

Acara ini secara resmi dibuka oleh Wakil Rektor II Bidang Administrasi Umum dan Perencanaan Keuangan, Prof. Dr. H. Andi Aderus, Lc., M.A. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya peningkatan kinerja di seluruh unit kerja, karena capaian kinerja pada setiap level akan memberikan kontribusi langsung terhadap kinerja universitas secara keseluruhan. Selain itu, ia berharap agar pada Tahun 2026 penilaian Indikator Kinerja Individu (IKI) dapat segera diterapkan sebagai instrumen untuk mengukur dan mengetahui kinerja setiap pegawai.

“Pada Tahun 2026, seluruh pejabat dan unit kerja diharapkan mampu menunjukkan kinerja yang optimal, karena setiap capaian kinerja di tingkat unit akan berdampak langsung terhadap kinerja universitas. Ke depan, penerapan Indikator Kinerja Individu juga menjadi penting agar kinerja setiap pegawai dapat terukur dan dievaluasi secara jelas,” ujar Prof Andi Aderus.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Satuan Pengawasan Internal (SPI) UIN Alauddin Makassar, Prof. Erwin Hafid, menyampaikan bahwa hasil penilaian IKU Tahun 2025 menunjukkan capaian yang cukup baik dan sistem pengukurannya telah berjalan secara memadai. Meski demikian, ia menegaskan perlunya peningkatan kinerja pada Tahun 2026, khususnya dalam kinerja aspek pelayanan dan pencapaian target strategis institusi.

“IKU menjadi alat kendali kinerja yang memastikan setiap unit bekerja secara terukur dan terarah. Dengan IKU, seluruh aktivitas institusi diharapkan semakin fokus pada peningkatan kualitas layanan dan pencapaian kinerja strategis UIN Alauddin Makassar,” tegas Prof Erwin.

Selanjutnya, Sekretaris SPI UIN Alauddin Makassar, Roby Aditiya, memaparkan materi refreshment mekanisme penyusunan IKU, yang meliputi pemahaman konsep IKU, keselarasan IKU dengan kontrak kinerja pimpinan, Renstra, serta indikator kinerja unit kerja. Ia juga menjelaskan tahapan penyusunan, pengukuran, hingga penilaian IKU sebagai bagian dari sistem pengendalian kinerja institusi.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi dan dialog interaktif, di mana para pejabat dan pimpinan unit kerja menyampaikan masukan, saran, serta usulan indikator yang relevan dengan tugas dan fungsi masing-masing unit sebagai bahan penyempurnaan IKU Tahun 2026.

SPI UIN Alauddin Makassar Gelar Entry Meeting Audit Penerimaan dan Belanja Tahun Anggaran 2025

SPI UIN Alauddin Makassar Gelar Entry Meeting Audit Penerimaan dan Belanja Tahun Anggaran 2025

Gowa, 12 Januari 2026 — SPI UIN Alauddin Makassar menggelar Entry Meeting Audit Penerimaan dan Belanja UIN Alauddin Makassar Tahun Anggaran 2025. Kegiatan ini merupakan langkah untuk memastikan pengelolaan keuangan berjalan secara akuntabel, transparan, dan sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Ruang Rapat Rektorat Lantai 1 dan dihadiri oleh para pejabat pada Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan (AUPK) serta Bidang Administrasi Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama (AAKK), PPK, Pejabat Pengadaan, Kepala Bagian, Ketua Tim, Para Bendahara Penerimaan dan Pengeluaran serta BPP Fakultas/Lembaga

Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Kepala Biro AAKK, Dr. M. Muflih BF., M.M. Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya komitmen seluruh unit kerja untuk bersikap kooperatif, terbuka, dan responsif selama proses audit berlangsung, sehingga hasil audit dapat berjalan secara optimal sebagai dasar perbaikan berkelanjutan.

“Pengelolaan belanja barang merupakan aspek yang krusial dan memerlukan pembenahan secara berkelanjutan. Oleh karena itu, seluruh unit kerja diharapkan memastikan tidak adanya potensi kekurangan data yang dapat menghambat proses audit yang sedang berlangsung,” ungkap Dr. Muflih.

Sementara itu, Kepala SPI UIN Alauddin Makassar, Prof. Erwin Hafid, dalam arahannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari agenda rutin pengawasan internal yang bertujuan untuk menertibkan serta memperbaiki pengelolaan administrasi sejak dini. Menurutnya, pembenahan administrasi perlu dilakukan secara menyeluruh agar institusi semakin siap dalam menghadapi audit eksternal.

“Kegiatan ini merupakan audit rutin yang dilaksanakan oleh SPI setiap tahun. Melalui pelaksanaan audit ini, kami berharap dapat meningkatkan kualitas pengelolaan serta mengawal penguatan tata kelola Badan Layanan Umum (BLU) secara berkelanjutan,” ujar Prof. Erwin.

Entry Meeting ini menjadi forum strategis untuk menyamakan persepsi antara tim auditor dan auditee terkait ruang lingkup, tujuan, serta mekanisme pelaksanaan audit, sehingga proses pengawasan dapat berjalan secara efektif dan konstruktif. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh unit kerja dapat memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan audit guna meningkatkan kualitas tata kelola keuangan serta memperkuat sistem pengendalian internal di UIN Alauddin Makassar.

Menyelaraskan Pengawasan dan Kebijakan, SPI UIN Alauddin Makassar Gelar Rapat Kerja dan Penyusunan PKTP

Menyelaraskan Pengawasan dan Kebijakan, SPI UIN Alauddin Makassar Gelar Rapat Kerja dan Penyusunan PKTP

Makassar, 20 Desember 2025 — Satuan Pengawasan Internal (SPI) UIN Alauddin Makassar menggelar Rapat Kerja dalam rangka evaluasi kinerja sekaligus penyusunan Program Kerja Pengawasan Tahunan (PKPT) Tahun 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat peran SPI dalam mendorong tata kelola universitas yang akuntabel, transparan, dan berintegritas.

Kegiatan ini dilaksakan di Aston Inn Pantai Losari, Kec Ujung Pandang, Kota Makassar, dan diikuti oleh seluruh staf serta anggota SPI UIN Alauddin Makassar.

Kegiatan secara resmi dibuka oleh Kepala SPI UIN Alauddin Makassar, Prof. Erwin Hafid. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa Rapat Kerja dan penyusunan PKPT merupakan momentum strategis untuk memperkuat fungsi pengawasan internal di lingkungan universitas.

“Rapat Kerja ini menjadi sarana evaluasi atas pelaksanaan program sebelumnya sekaligus forum penyusunan PKPT yang terarah, terukur, dan selaras dengan kebijakan institusi. SPI harus mampu menghadirkan pengawasan yang memberikan nilai tambah bagi peningkatan kinerja universitas,” ujar Prof. Erwin Hafid.

Sekretaris SPI UIN Alauddin Makassar, Roby Aditiya, menyampaikan bahwa penyusunan PKPT dilakukan secara partisipatif dan berbasis risiko guna memastikan efektivitas pelaksanaan pengawasan.

“PKPT disusun dengan mempertimbangkan pemetaan risiko serta prioritas strategis universitas, sehingga pengawasan difokuskan pada area yang berdampak langsung terhadap peningkatan tata kelola dan kinerja institusi,” jelasnya.

PKPT merupakan dokumen strategis yang menjadi pedoman SPI dalam melaksanakan kegiatan pengawasan selama satu tahun anggaran, yang meliputi audit, reviu, pemantauan, dan evaluasi. Penyusunannya mempertimbangkan prioritas risiko, kebijakan pimpinan universitas, serta prinsip good governance agar pengawasan berjalan efektif, efisien, dan tepat sasaran.Melalui Rapat Kerja dan penyusunan PKPT ini, SPI UIN Alauddin Makassar menegaskan komitmennya untuk menyelaraskan agenda pengawasan dengan kebijakan universitas serta memperkuat sinergi internal dalam mendukung terwujudnya good university governance.

Melalui Rapat Kerja dan penyusunan PKPT ini, SPI UIN Alauddin Makassar menegaskan komitmennya untuk menyelaraskan agenda pengawasan dengan kebijakan universitas serta memperkuat sinergi internal dalam mendukung terwujudnya good university governance.