SPI Dampingi Tim BIOS BLU Bahas Penyusunan Laporan Kontrak Kinerja Semester I 2026

SPI Dampingi Tim BIOS BLU Bahas Penyusunan Laporan Kontrak Kinerja Semester I 2026

Gowa, 28 Juli 2026 – SPI UIN Alauddin Makassar mendampingi Tim BIOS Badan Layanan Umum (BLU) UIN Alauddin Makassar dalam rapat koordinasi penyusunan laporan capaian Kontrak Kinerja Semester I Tahun 2026 di Ruang Rapat Wakil Rektor II, Gedung Rektorat Lantai III.

Rapat yang dihadiri perwakilan berbagai unit kerja tersebut bertujuan menyelaraskan data capaian kinerja dan melengkapi dokumen pendukung sebagai bahan penyusunan laporan Kontrak Kinerja Semester I Tahun 2026 yang akan disampaikan kepada Direktorat Pembinaan Pengelolaan Keuangan BLU, Direktorat Jenderal Perbendaharaan, Kementerian Keuangan RI.

Pembahasan meliputi evaluasi capaian setiap indikator kinerja, metode penghitungan, kelengkapan data dan dokumen pendukung, kendala pelaksanaan program, langkah tindak lanjut terhadap indikator yang belum mencapai target, serta isu-isu strategis yang dihadapi UIN Alauddin Makassar pada Semester I Tahun 2026 beserta upaya mitigasinya.

Dalam pendampingan tersebut, SPI memberikan masukan terhadap pembahasan capaian indikator, kelengkapan data dan dokumen pendukung, mekanisme penghitungan kinerja, serta kendala yang dihadapi masing-masing unit kerja. Pendampingan ini diharapkan dapat menyamakan pemahaman antarunit sehingga penyusunan laporan berlangsung lebih efektif, sistematis, dan sesuai dengan ketentuan.

Kepala SPI sekaligus Koordinator Tim Evaluasi BIOS BLU UIN Alauddin Makassar, Prof. Erwin Hafid, menegaskan bahwa koordinasi lintas unit menjadi kunci dalam menghasilkan laporan kinerja yang berkualitas.

“Setiap unit perlu memastikan kesesuaian antara data capaian, bukti pendukung, dan target yang tercantum dalam kontrak kinerja. Melalui koordinasi ini, seluruh data dapat dibahas bersama dan diselaraskan sehingga laporan yang disampaikan benar-benar valid dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.

Pendampingan ini merupakan bagian dari komitmen SPI UIN Alauddin Makassar dalam mendukung penguatan tata kelola BLU melalui fungsi pengawasan yang bersifat preventif dan konsultatif. Sinergi antara SPI, Tim BIOS BLU, dan seluruh unit kerja diharapkan menghasilkan laporan Kontrak Kinerja Semester I Tahun 2026 yang akurat, berkualitas, dan sesuai ketentuan pelaporan.

Bahas Persetujuan Capaian KPI BLU, UIN Alauddin Makassar Ikuti Pembahasan Bersama PPK BLU Kementerian Keuangan

Bahas Persetujuan Capaian KPI BLU, UIN Alauddin Makassar Ikuti Pembahasan Bersama PPK BLU Kementerian Keuangan

Rapat Persetujuan KPI BLU bersama PPK BLU

Gowa, 22 Juli 2026– UIN Alauddin Makassar mengikuti rapat pembahasan persetujuan usulan Key Performance Indicator (KPI) Badan Layanan Umum (BLU) bersama PK BLU Kementerian Keuangan yang dilaksanakan secara daring melalui MS team. Rapat dipusatkan di Ruang Rapat Wakil Rektor II, Lantai 3 Gedung Rektorat UIN Alauddin Makassar.

Rapat dihadiri oleh PK BLU Kementerian Keuangan yang dipimpin Anisa Alfada, Ahmad Hidayatullah selaku Kepala Biro Keuangan dan BMN Kementerian Agama, serta jajaran UIN Alauddin Makassar yang terdiri atas Kepala Biro AUPK beserta tim Keuangan, Kepala dan Sekretaris SPI, serta anggota SPI.

Mengawali rapat, Anisa Alfada menekankan bahwa penyusunan KPI BLU harus mencerminkan target kinerja yang benar-benar dapat diwujudkan oleh setiap satuan kerja. Menurutnya, indikator kinerja tidak hanya disusun untuk memenuhi aspek administratif, tetapi juga harus relevan dengan kondisi organisasi serta mampu menjawab tantangan yang terus berkembang, baik dari sisi sosial, ekonomi, maupun kebutuhan layanan publik.

Ia menambahkan bahwa penyusunan KPI perlu diintegrasikan dengan penerapan Manajemen Risiko (MR), sehingga setiap target yang ditetapkan telah mempertimbangkan potensi risiko beserta langkah mitigasinya. Dengan demikian, KPI tidak hanya menjadi instrumen pengukuran kinerja, tetapi juga menjadi bagian penting dalam memperkuat tata kelola BLU yang efektif, adaptif, dan berkelanjutan.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Biro Keuangan dan BMN Kemenag, Ahmad Hidayatullah, menyampaikan bahwa implementasi BLU di lingkungan Kementerian Agama terus menunjukkan perkembangan yang positif. Hal tersebut tercermin dari capaian maturity rating BLU yang saat ini telah berada di atas angka 3,5. Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan semakin baiknya tata kelola keuangan dan penguatan sistem pengendalian, sekaligus menjadi fondasi bagi peningkatan kualitas layanan publik di lingkungan BLU Kementerian Agama.

Pembahasan kemudian dilanjutkan dengan penelaahan usulan KPI BLU UIN Alauddin Makassar yang meliputi capaian indikator kinerja, kesiapan dokumen pendukung, serta penyelarasan usulan KPI dengan ketentuan pengelolaan BLU.

Berdasarkan hasil pembahasan, UIN Alauddin Makassar dinilai telah memenuhi kriteria pada aspek keuangan maupun aspek layanan sehingga usulan KPI BLU memperoleh persetujuan. Dalam kesempatan tersebut, PK BLU Kementerian Keuangan juga menyampaikan sejumlah masukan sebagai bahan penyempurnaan implementasi KPI agar pelaksanaannya semakin optimal, selaras dengan arah pengembangan BLU, serta mendukung penguatan tata kelola yang efektif dan akuntabel.

Menanggapi hasil pembahasan tersebut, Sekretaris SPI UIN Alauddin Makassar, Roby Aditiya, menyampaikan apresiasi atas arahan dan masukan yang diberikan selama proses pembahasan.

“Kami mengucapkan terima kasih atas hasil pembahasan dan berbagai masukan yang telah diberikan. Alhamdulillah, usulan KPI UIN Alauddin Makassar memperoleh hasil yang baik. Masukan yang kami terima akan segera kami tindak lanjuti sebagai bagian dari upaya penyempurnaan tata kelola BLU. Ke depan, kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan BLU dan pencapaian indikator kinerja agar semakin akuntabel serta berdampak pada peningkatan kualitas layanan,” ujarnya.

Rapat Persetujuan KPI BLU bersama PPK BLU

Melalui rapat ini, UIN Alauddin Makassar menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat tata kelola BLU melalui penyusunan KPI yang terukur, penerapan manajemen risiko yang efektif, serta peningkatan kualitas layanan sebagai wujud penguatan akuntabilitas dan kinerja institusi.

Dorong Percepatan Penyelesaian TLHP, SPI UIN Alauddin Makassar Gelar Rapat Koordinasi Bahas Progres Tindak Lanjut Temuan

Dorong Percepatan Penyelesaian TLHP, SPI UIN Alauddin Makassar Gelar Rapat Koordinasi Bahas Progres Tindak Lanjut Temuan

Percepat Penyelesaian TLHP, SPI UIN Alauddin Makassar Gelar Koordinasi Bersama Biro AUPK

Gowa, 21 Juli 2026 – Satuan Pengawasan Internal (SPI) UIN Alauddin Makassar menggelar rapat koordinasi percepatan penyelesaian Tindak Lanjut Hasil Pengawasan (TLHP) bersama Biro Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan (AUPK), di Ruang Rapat Wakil Rektor II, Lantai 3 Gedung Rektorat.

Rapat dihadiri Kepala Biro AUPK bersama Ketua Tim Keuangan, Ketua Tim Perencanaan, Ketua Tim Kepegawaian, Kepala Bagian Umum (Kabag Umum), serta Pejabat Pembuat Komitmen (PPK). Pertemuan tersebut membahas progres penyelesaian rekomendasi hasil pengawasan yang masih memerlukan tindak lanjut, baik yang berasal dari pengawasan internal maupun pengawasan eksternal oleh Inspektorat Jenderal Kementerian Agama, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Rapat dipimpin oleh Sekretaris SPI UIN Alauddin Makassar, Roby Aditiya, yang menegaskan bahwa penyelesaian TLHP memerlukan komitmen dan sinergi seluruh unit kerja.

“Penyelesaian tindak lanjut hasil pengawasan merupakan tanggung jawab bersama. Melalui koordinasi ini, kami ingin memastikan setiap rekomendasi dapat segera ditindaklanjuti sehingga proses penyelesaiannya berjalan lebih efektif dan tepat waktu,” ujarnya

Ia menjelaskan bahwa masih terdapat sejumlah rekomendasi yang memerlukan perhatian serius, terutama yang berkaitan dengan aspek administratif maupun penguatan tata kelola.

“Fokus kita saat ini adalah mempercepat penyelesaian TLHP yang masih outstanding. Baik temuan administratif maupun tata kelola harus segera ditindaklanjuti secara terukur dan terkoordinasi agar penyelesaiannya dapat diselesaikan sesuai target,” lanjutnya.

Rapat berlangsung secara interaktif dengan menelaah perkembangan penyelesaian setiap rekomendasi hasil pengawasan, mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi, serta membahas alternatif penyelesaian untuk mempercepat tindak lanjut. Melalui forum tersebut, SPI bersama Biro AUPK menyepakati sejumlah langkah percepatan guna mendorong penyelesaian rekomendasi yang masih outstanding agar dapat diselesaikan secara lebih efektif dan tepat waktu.

Koordinasi ini merupakan bagian dari upaya SPI UIN Alauddin Makassar dalam mengawal penyelesaian Tindak Lanjut Hasil Pengawasan (TLHP) di lingkungan universitas. Sinergi antara SPI dan Biro AUPK diharapkan semakin memperkuat komitmen seluruh unit kerja dalam menyelesaikan setiap rekomendasi hasil pengawasan secara tepat waktu dan akuntabel.

UIN Alauddin Makassar Ikuti Pleno Evaluasi Capaian Kinerja Rektor Bersama Ditjen Pendis

UIN Alauddin Makassar Ikuti Pleno Evaluasi Capaian Kinerja Rektor Bersama Ditjen Pendis

Pleno Evaluasi Kinerja Rektor

Gowa, 20 Juli 2026 – TIm SPI bersama dengan Tim Keuangan dan Tim Perencanaan Biro AUPK mengikuti Pleno Evaluasi Capaian Kinerja Rektor TA. 2025 yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (Ditjen Pendis) Kementerian Agama Republik Indonesia secara daring melalui Zoom Meeting.

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Wakil Rektor II, Lantai 3 Gedung Rektorat UIN Alauddin Makassar ini merupakan bagian dari proses evaluasi dan verifikasi capaian Indikator Kinerja Utama (IKU) sebagai upaya memperkuat akuntabilitas dan tata kelola kinerja perguruan tinggi keagamaan negeri.

Pleno evaluasi dibuka oleh Kepala Biro Keuangan dan Barang Milik Negara Ditjen Pendis Kementerian Agama RI yang diwakili oleh Drs. Safriansyah selaku Ketua Tim Keuangan Ditjen Pendis. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi kepada UIN Alauddin Makassar atas kelengkapan dokumen pendukung (evidence) yang telah disiapkan sebagai bahan evaluasi capaian kinerja.

Selanjutnya, Tim Biro Keuangan dan Barang Milik Negara Ditjen Pendis memaparkan hasil evaluasi terhadap target, realisasi, dan capaian Indikator Kinerja Utama (IKU) Tahun Anggaran 2025. Pemaparan dilakukan melalui proses konfirmasi dan verifikasi terhadap data serta dokumen pendukung yang telah disampaikan oleh UIN Alauddin Makassar.

Berdasarkan hasil evaluasi, secara umum capaian kinerja UIN Alauddin Makassar telah memenuhi target yang telah ditetapkan. Hasil tersebut menunjukkan komitmen universitas dalam menjaga kualitas pelaksanaan program dan pencapaian indikator kinerja, sekaligus menjadi bahan evaluasi untuk penyempurnaan pelaporan pada periode berikutnya.

Pada kesempatan tersebut, Kepala SPI UIN Alauddin Makassar, Prof. Erwin Hafid, menyampaikan apresiasi kepada Ditjen Pendis atas pelaksanaan evaluasi yang telah memberikan ruang bagi UIN Alauddin Makassar untuk menyampaikan capaian kinerjanya.

“Terima kasih kepada Ditjen Pendis atas kesempatan yang diberikan kepada UIN Alauddin Makassar dalam evaluasi pelaporan kinerja ini. Meskipun terdapat sedikit penurunan dibanding periode sebelumnya, capaian kinerja tetap memenuhi target. SPI tidak hanya menjalankan fungsi audit, tetapi juga mengawal pencapaian kinerja pimpinan. Ke depan, kami akan terus menyempurnakan kualitas pelaporan dan penyajian data pendukung,” ujar Prof. Erwin Hafid.

Melalui kegiatan ini, SPI UIN Alauddin Makassar menegaskan komitmennya untuk terus mengawal peningkatan akuntabilitas kinerja institusi melalui fungsi pengawasan yang konstruktif. Sinergi antara SPI, Biro AUPK, dan Ditjen Pendis diharapkan semakin memperkuat tata kelola universitas yang transparan, akuntabel, serta berorientasi pada pencapaian kinerja yang berkelanjutan.

Persiapan Pembukaan Program Studi S2 Biomedik, SPI UIN Alauddin Dampingi FGD Penyusunan Visi, Misi, dan Keunggulan Program Studi

Persiapan Pembukaan Program Studi S2 Biomedik, SPI UIN Alauddin Dampingi FGD Penyusunan Visi, Misi, dan Keunggulan Program Studi

SPI damoingi FGD perumusan visi, misi prodi S2 Biomedik

Makassar, 15 Juli 2026 – SPI UIN Alauddin Makassar mendampingi pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Visi, Misi, dan Keunggulan Utama sebagai bagian dari proses penyusunan dokumen usulan pembukaan Program Studi Magister (S2) Biomedik. Kegiatan yang berlangsung di Alauddin Hotel & Convention, Makassar ini merupakan salah satu tahapan strategis dalam penyempurnaan dokumen akademik sebelum diajukan sesuai ketentuan yang berlaku.

Dalam kegiatan tersebut, Sekretaris SPI UIN Alauddin Makassar, Roby Aditiya, hadir mendampingi proses penyusunan dokumen usulan pembukaan Program Studi Magister Biomedik. Pendampingan ini merupakan bagian dari upaya SPI dalam memberikan pendampingan terhadap penyusunan dokumen akademik agar memenuhi prinsip akuntabilitas, kepatuhan terhadap regulasi, serta standar mutu yang dipersyaratkan dalam pembukaan program studi baru.

FGD dibuka oleh Dekan FKIK UIN Alauddin Makassar, Dr. dr. Dewi Setiawati, Sp.OG., M.Kes., dan dihadiri oleh Pimpinan UIN Alauddin Makassar, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan, pimpinan rumah sakit jejaring, organisasi profesi, perguruan tinggi mitra, pimpinan dan dosen FKIK UIN Alauddin Makassar serta Ketua LPM. Forum tersebut juga menghadirkan Prof. Dr. dr. Suryani As’ad, M.Sc., Sp.GK(K) sebagai narasumber.

FGD ini diselenggarakan untuk menghimpun masukan dari berbagai pemangku kepentingan dalam merumuskan visi, misi, dan keunggulan utama Program Studi Magister Biomedik. Berbagai masukan yang berkembang dalam forum, antara lain terkait arah pengembangan program studi, penguatan keunggulan berbasis potensi daerah melalui pemanfaatan data kesehatan, serta pengembangan bidang halal sebagai salah satu keunggulan akademik, akan menjadi bahan penyempurnaan dokumen usulan pembukaan program studi sebelum diajukan sesuai mekanisme yang berlaku.

Melalui pendampingan ini, SPI UIN Alauddin Makassar menegaskan komitmennya untuk terus mendukung penguatan tata kelola akademik melalui pendampingan proses penyusunan dokumen kelembagaan yang memenuhi prinsip akuntabilitas, transparansi, kepatuhan terhadap regulasi, serta penerapan good university governance dalam setiap pengembangan program akademik di lingkungan UIN Alauddin Makassar.