SPI Laksanakan Exit Meeting Audit Pendapatan dan Belanja UIN Alauddin Makassar TA 2025

SPI Laksanakan Exit Meeting Audit Pendapatan dan Belanja UIN Alauddin Makassar TA 2025

Gowa, 12 Februari 2026 — Satuan Pengawasan Internal UIN Alauddin Makassar melaksanakan exit meeting audit tujuan tertentu (ATT) atas pendapatan dan belanja Tahun Anggaran 2025. Kegiatan ini menjadi tahapan akhir dari proses audit internal yang dilakukan guna memastikan tata kelola keuangan universitas berjalan sesuai prinsip akuntabilitas, transparansi, serta kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.

Audit yang dilaksanakan pada 12 Januari s.d. 6 Februari 2026 tersebut mencakup penelaahan dokumen, uji petik transaksi, evaluasi sistem pengendalian internal, serta konfirmasi kepada unit-unit kerja terkait, baik pada aspek pendapatan maupun belanja.

Kegiatan exit meeting ini dilaksanakan di Ruang Rapat Rektor, Gedung Rektorat Lantai III dan dihadiri oleh Rektor, para Wakil Rektor, Kepala Biro, Kepala Bagian, Para Dekan Fakultas, pimpinan UPT/Pusat/Lembaga, ketua tim, serta pejabat terkait lainnya di lingkungan UIN Alauddin Makassar. Dalam forum tersebut, tim auditor menyampaikan ringkasan hasil audit, temuan-temuan yang diperoleh, serta rekomendasi perbaikan yang perlu segera ditindaklanjuti oleh unit-unit terkait.

Kepala SPI UIN Alauddin Makassar, Prof. Erwin Hafid, menyampaikan bahwa audit pendapatan dan belanja TA 2025 bertujuan memastikan seluruh proses pengelolaan keuangan telah berjalan sesuai ketentuan, sekaligus menjadi sarana evaluasi untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi penggunaan anggaran.

Prof. Hamdan Juhanni, selaku Rektor UIN Alauddin Makassar, dalam sambutannya mengapresiasi pelaksanaan audit yang dilakukan SPI sebagai bagian penting dalam menjaga kualitas tata kelola universitas. Ia menegaskan bahwa audit internal merupakan upaya bersama untuk memastikan setiap sumber daya yang dimiliki kampus digunakan secara optimal untuk mendukung peningkatan layanan pendidikan.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan laporan hasil audit oleh tim SPI. Audit Pendapatan disampaikan oleh Syarif Syahrir Malle selaku Koordinator Pengawasan Kinerja, Kepatuhan, dan Konsultansi SPI UIN Alauddin Makassar, yang memaparkan hasil evaluasi terhadap mekanisme pendapatan serta aspek pengendalian yang perlu diperkuat pada tiap unit kerja.

Sementara itu, Audit Belanja dipaparkan oleh Purwanto Wahyudi selaku Koordinator Pengawasan Tata Kelola dan Pengembangan Institusi yang menyoroti kepatuhan pelaksanaan belanja terhadap perencanaan anggaran serta ketentuan administrasi yang berlaku.

Sesi diskusi berjalan secara interaktif dan konstruktif, di mana para pimpinan unit kerja memberikan tanggapan, klarifikasi, serta komitmen tindak lanjut atas temuan yang disampaikan. Forum ini juga menjadi ruang koordinasi untuk menyamakan persepsi terkait langkah-langkah perbaikan yang akan dilaksanakan pasca audit.

Kegiatan exit meeting ini diakhiri dengan serah terima Laporan Hasil Audit (LHA) oleh Kepala SPI UIN Alauddin Makassar kepada Rektor. Penyerahan tersebut menjadi simbol resmi berakhirnya rangkaian proses audit sekaligus penegasan komitmen pimpinan universitas untuk menindaklanjuti seluruh rekomendasi yang telah disampaikan guna memperkuat tata kelola keuangan dan sistem pengendalian internal di lingkungan kampus.

Melalui kegiatan exit meeting ini, diharapkan seluruh unit kerja dapat memahami hasil evaluasi yang disampaikan serta segera menindaklanjuti rekomendasi yang diberikan. Tindak lanjut tersebut menjadi bagian penting dalam upaya perbaikan berkelanjutan dan penguatan sistem pengendalian internal di lingkungan universitas.

Dengan terlaksananya audit dan exit meeting ini, UIN Alauddin Makassar kembali menegaskan komitmennya dalam mewujudkan tata kelola perguruan tinggi yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan kualitas layanan pendidikan kepada masyarakat.

SPI UIN Alauddin Makassar Terima Kunjungan Studi Tiru IAIN Ternate

SPI UIN Alauddin Makassar Terima Kunjungan Studi Tiru IAIN Ternate

Gowa, 10 Februari 2026 — Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian kunjungan pimpinan IAIN Ternate ke UIN Alauddin Makassar dalam rangka mempererat silaturahmi kelembagaan sekaligus melaksanakan studi tiru. Pertemuan dengan SPI ini berlangsung setelah agenda pertemuan dengan pimpinan UIN Alauddin Makassar sebagai bagian dari benchmarking tata kelola kelembagaan.

Rombongan IAIN Ternate yang terdiri atas Rektor, Prof. Dr. Radjiman Ismail, M.Pd., Wakil Rektor II, Dr. Marini Abdul Djalal, M.HI., dan jajarannya disambut langsung oleh Sekretaris SPI UIN Alauddin Makassar, Roby Aditiya, beserta tim SPI di Ruang SPI, Gedung Rektorat Lantai 2, Kampus II Samata, Gowa.

Adapun beberapa hal yang menjadi fokus pembahasan meliputi mekanisme BKD/LKD terkait tata cara penilaian dan pelaksanaannya, penerapan Indikator Kinerja Utama (IKU) sebagai indikator kinerja institusi, mekanisme audit internal, penyusunan Program Kerja Pengawasan Tahunan (PKPT), serta strategi penguatan peran SPI dalam mendukung tata kelola perguruan tinggi yang akuntabel dan transparan.

Kepala SPI UIN Alauddin Makassar, Prof. Erwin Hafid, menyampaikan bahwa kunjungan studi tiru ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antar PTKN. Ia berharap melalui forum berbagi praktik baik ini, masing-masing institusi dapat saling belajar dan mengembangkan sistem pengawasan yang adaptif terhadap dinamika tata kelola perguruan tinggi.

Sekretaris SPI UIN Alauddin Makassar, Roby Aditiya, turut memberikan penjelasan dan gambaran komprehensif mengenai mekanisme penilaian BKD/LKD, penerapan IKU yang terintegrasi dengan kontrak kinerja pimpinan dan unit kerja, serta sistem pengukuran dan monitoring kinerja di UIN Alauddin Makassar sebagai bagian dari penguatan pengendalian kinerja institusi.

Syarif Syahrir Malle,selaku Koord. Pengawasan Kinerja, Kepatuhan, dan Konsultansi SPI UIN Alauddin Makassar pada kesempatan yang sama, memperlihatkan gambaran sistem serta tata cara pelaksanaan penginputan kinerja melalui aplikasi E-Kinerja UIN Alauddin Makassar sebagai salah satu instrumen pendukung pengukuran dan monitoring kinerja pegawai.

Diskusi antara kedua institusi berlangsung aktif dan konstruktif, mencerminkan semangat kolaboratif dalam memperkuat sistem pengawasan kinerja serta mewujudkan tata kelola perguruan tinggi yang akuntabel dan transparan.

Wakil Rektor II IAIN Ternate, Dr. Marini Abdul Djalal, M.HI., dalam kunjungan ini menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan oleh SPI UIN Alauddin Makassar. Ia menuturkan bahwa kegiatan studi tiru ini sangat bermanfaat dalam memberikan referensi dan wawasan terkait penguatan sistem pengawasan internal, khususnya dalam mendukung peningkatan kinerja dan tata kelola kelembagaan di IAIN Ternate.

Melalui kegiatan studi tiru ini, diharapkan IAIN Ternate memperoleh gambaran praktik baik yang telah diterapkan di UIN Alauddin Makassar, sekaligus mendorong peningkatan kapasitas kelembagaan pengawasan. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat memperkuat sinergi dan kolaborasi antar Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN).