Perkuat Peran Strategis, SPI PNUP Benchmarking ke SPI UIN Alauddin Makassar

Perkuat Peran Strategis, SPI PNUP Benchmarking ke SPI UIN Alauddin Makassar

Gowa, 22 April 2026 — Satuan Pengawasan Internal (SPI) Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) melaksanakan kunjungan benchmarking ke SPI UIN Alauddin Makassar sebagai upaya memperkuat tata kelola pengawasan internal yang efektif dan akuntabel.

Kegiatan ini berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaboratif. Hadir dalam kunjungan tersebut Ketua SPI PNUP, Rasyidah Nadir, S.E., MSc. beserta jajarannya. Kunjungan ini bertujuan untuk menambah wawasan mengenai tata kelola pengawasan internal, sistem dan mekanisme audit, strategi peningkatan kapabilitas SPI, serta praktik terbaik lainnya dalam pelaksanaan fungsi pengawasan internal di lingkungan perguruan tinggi.

Rombongan SPI PNUP disambut langsung oleh Kepala SPI UIN Alauddin Makassar, Prof. Erwi Hafid, Sekretaris SPI UIN Alauddin Makassar, Roby Aditiya, beserta anggota SPI di ruang SPI Lantai 2 Gedung Rektorat.

Ketua SPI PNUP dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pengawasan internal.

“Kunjungan benchmarking ini menjadi bagian dari upaya kami untuk memperkuat kapasitas SPI di lingkungan PNUP. Kami melihat SPI UIN Alauddin Makassar memiliki berbagai praktik baik yang dapat menjadi referensi bagi kami, khususnya dalam pengembangan sistem pengawasan dan peningkatan kapabilitas tim SPI,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala SPI UIN Alauddin Makassar, Prof. Erwi Hafid, menyambut baik kunjungan tersebut sebagai bentuk sinergi antar SPI perguruan tinggi. Ia menekankan pentingnya kolaborasi dan pertukaran pengetahuan dalam memperkuat fungsi pengawasan internal.

“Kami menyambut baik kunjungan dari SPI PNUP sebagai bentuk sinergi antar SPI perguruan tinggi. Kegiatan ini menjadi ruang berbagi pengalaman dan pengetahuan, sehingga ke depan kita dapat terus berinovasi dalam meningkatkan efektivitas pengawasan internal,” ungkapnya.

Dalam pertemuan tersebut, Sekretaris SPI UIN Alauddin Makassar, Roby Aditiya, memberikan pengantar mengenai proses kerja SPI di UIN Alauddin Makassar yang mencakup perencanaan program kerja, mekanisme pelaksanaan pengawasan, hingga berbagai inovasi yang telah diterapkan dalam mendukung peningkatan kinerja dan akuntabilitas institusi.

Sementara itu, Purwanto Wahyudi menegaskan bahwa seluruh proses kerja SPI UIN Alauddin Makassar telah berbasis pada manajemen risiko sebagai landasan utama dalam pelaksanaan pengawasan. Pendekatan ini dinilai mampu meningkatkan efektivitas dan ketepatan sasaran dalam setiap kegiatan pengawasan yang dilakukan.

Diskusi yang berlangsung turut membahas berbagai aspek strategis, termasuk perencanaan pengawasan berbasis risiko, pelaksanaan audit internal, serta upaya peningkatan kapabilitas SPI. Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk bertukar informasi terkait tantangan dan solusi dalam menjalankan fungsi pengawasan di masing-masing institusi.

Di akhir kegiatan, pihak SPI PNUP menyampaikan bahwa kunjungan ini memberikan banyak wawasan baru yang sangat bermanfaat. Wawasan tersebut diharapkan dapat menjadi referensi dan diimplementasikan dalam penguatan sistem serta pelaksanaan pengawasan internal di lingkungan PNUP. Ketua SPI PNUP juga menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti hasil benchmarking ini.

“Kami memperoleh banyak pembelajaran berharga dari kunjungan ini. Ke depan, kami akan berupaya mengimplementasikan hal-hal positif yang telah kami pelajari guna meningkatkan kualitas pengawasan internal di PNUP,” tuturnya.

Melalui kegiatan benchmarking ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antar SPI perguruan tinggi serta mendorong peningkatan kualitas tata kelola yang transparan, akuntabel, dan berintegritas.

Dukung Integrasi Data Kerja Sama Universitas, SPI Dorong Kolaborasi Berdampak dan Terukur

Dukung Integrasi Data Kerja Sama Universitas, SPI Dorong Kolaborasi Berdampak dan Terukur

Gowa, 20 April 2026 – UIN Alauddin Makassar melalui bidang kerja sama menyelenggarakan kegiatan optimalisasi kerja sama tahun 2026 yang berlangsung di ruang rapat senat lantai 4 Gedung Rektorat, Kampus II Samata.

Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas, di antaranya Wakil Rektor IV Bidang Kerja Sama dan Pengembangan Lembaga, Kepala Biro AAKK, para ketua lembaga, wakil dekan, ketua program studi, serta sivitas akademika lainnya.

Satuan Pengawasan Internal (SPI) turut menunjukkan komitmennya dalam mendukung penguatan tata kelola kelembagaan melalui upaya integrasi data kerja sama di lingkungan universitas. Hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris SPI, Roby Aditiya, yang juga bertindak sebagai narasumber.

Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mendorong tata kelola kerja sama yang lebih terarah, terukur, dan berdampak bagi peningkatan kinerja institusi.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor IV Bidang Kerja Sama dan Pengembangan Lembaga, Prof. Amri Tajuddin. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa kerja sama tidak boleh berhenti pada aspek administratif semata, tetapi harus mampu memberikan dampak nyata bagi pengembangan institusi.

“Kerja sama yang baik adalah kerja sama yang memberikan dampak nyata. Universitas perlu menetapkan posisi dan kekuatan utamanya sebagai arah pengembangan institusi ke depan,” ungkapnya.

Dalam sesi pemaparan , Roby Aditiya menyampaikan bahwa penguatan sistem informasi kerja sama merupakan langkah strategis dalam mendukung pengambilan kebijakan berbasis data.

“Integrasi data kerja sama tidak hanya mempermudah proses monitoring dan evaluasi, tetapi juga menjadi fondasi dalam meningkatkan kualitas tata kelola universitas secara menyeluruh,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan pentingnya peran kerja sama dalam mendukung capaian indikator kinerja utama (IKU) universitas, serta perlunya pembenahan tata kelola dan administrasi, khususnya dalam hal sinkronisasi data.

“Kita sebenarnya telah memiliki indikator dan target kinerja. Namun, dalam praktiknya, ukuran keberhasilan tersebut belum selalu jelas dan bukti ketercapaiannya sering kali belum kuat. Akibatnya, dokumen kerja sama cenderung disusun hanya untuk memenuhi indikator, belum sepenuhnya mencerminkan dampak nyata,” jelasnya.

Selain itu, SPI menekankan pentingnya kesadaran kontribusi institusi dalam setiap pelaksanaan kerja sama yang menggunakan nama universitas. Kebijakan kontribusi yang telah disesuaikan diharapkan dapat mendukung keberlanjutan serta meningkatkan akuntabilitas pengelolaan kerja sama.

Kegiatan ini juga menghadirkan narasumber yang memberikan penguatan terkait arah kebijakan kerja sama, pengembangan jejaring internasional, serta peningkatan reputasi dan pemeringkatan institusi di tingkat global, di antaranya Ketua International Office, Dr. Serliah Nur dan Ketua Tim Task Force Reputasi dan Pemeringkatan Internasional (RPI), Dr. Ridwan Andi Kambau.

Melalui keterlibatan aktif dalam kegiatan ini, SPI menegaskan komitmennya dalam mengawal tata kelola kerja sama yang lebih transparan, akuntabel, dan berbasis data, sejalan dengan upaya peningkatan kualitas kinerja serta daya saing UIN Alauddin Makassar di tingkat nasional maupun internasional.

Dampingi FTK dalam Penyusunan POK 2027, SPI Dorong Perencanaan Lebih Akuntabel dan Terarah

Dampingi FTK dalam Penyusunan POK 2027, SPI Dorong Perencanaan Lebih Akuntabel dan Terarah

Gowa, 09 April 2026 — Satuan Pengawasan Internal (SPI) UIN Alauddin Makassar melaksanakan kegiatan pendampingan dalam rangka penyusunan Petunjuk Operasional Kegiatan (POK) Tahun Anggaran 2027 pada Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) yang berlangsung di Ruang Rapat FTK UIN Alauddin Makassar.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas Rapat Pimpinan yang dilaksanakan pada 2 April 2026 di Training Center UIN Alauddin Makassar, sebagai bagian dari upaya memperkuat kualitas perencanaan anggaran di seluruh unit kerja.

Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Prof. Andi Achruh, menginisiasi kegiatan ini dengan mengundang SPI untuk memberikan penguatan serta insight terkait penyusunan Petunjuk Operasional Kegiatan (POK) Tahun Anggaran 2027. Langkah ini dilakukan guna memastikan seluruh perencanaan kegiatan di lingkungan fakultas tersusun secara tepat, terarah, dan selaras dengan target kinerja institusi.

Selain menghadirkan SPI, kegiatan ini juga turut melibatkan Bagian Perencanaan yang berperan dalam memberikan dukungan teknis serta memastikan keselarasan perencanaan program dan anggaran dengan kebijakan yang berlaku di tingkat universitas.

Dalam sambutannya, Prof. Andi Achruh menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan pendampingan yang dilakukan oleh SPI. Ia menilai kegiatan ini sangat membantu dalam memberikan pemahaman yang lebih jelas dan praktis terkait penyusunan POK.

Kehadiran SPI dalam pendampingan penyusunan POK TA 2027 ini sangat kami apresiasi. Dengan adanya masukan dari SPI, kami berharap penyusunan POK dapat berjalan baik dan selaras dengan target kinerja yang ingin dicapai,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, langsung dihadiri oleh Kepala SPI, Prof. Erwin Hafid, didampingi Syarif Syahrir Malle selaku Koordinator Pengawasan Kinerja, Kepatuhan, dan Konsultansi. Kehadiran tim SPI memberikan penguatan langsung kepada jajaran fakultas dalam memahami aspek teknis maupun prinsip-prinsip penyusunan POK yang sesuai regulasi.

Kepala SPI, Prof. Erwin Hafid, dalam pemaparannya menekankan pentingnya penyusunan POK yang berorientasi pada Rencana Strategis (Renstra), Indikator Kinerja Utama (IKU), serta prioritas universitas. Ia juga mengingatkan agar setiap perencanaan memperhatikan kesesuaian dengan Standar Biaya Masukan (SBM) dan Standar Biaya Keluaran (SBK), serta menjadikan hasil evaluasi dan audit internal sebagai rujukan dalam pengendalian dan penyempurnaan kualitas kegiatan.

POK yang disusun harus benar-benar mengacu pada Renstra, IKU, dan prioritas universitas, sehingga setiap kegiatan yang dirancang memiliki arah yang jelas dan kontribusi langsung terhadap capaian kinerja. Selain itu, penting untuk memastikan kesesuaian dengan SBM dan SBK agar perencanaan anggaran tetap efisien dan akuntabel. Hasil evaluasi dan audit internal juga perlu dijadikan bahan perbaikan, sehingga kegiatan yang direncanakan semakin berkualitas dan terukur.” tegasnya.

Sementara itu, Syarif Syahrir Malle turut memberikan pendampingan teknis dengan membantu jajaran FTK dalam memetakan jenis kegiatan dan alokasi anggaran yang dapat dirancang secara lebih efektif dan efisien, sejalan dengan arah kebijakan yang telah ditetapkan.

Kami mengharap agar setiap program dan kegiatan di lingkungan FTK dapat disusun dengan mengacu pada prioritas yang telah ditetapkan, memiliki output yang jelas, serta didukung dengan perencanaan anggaran yang sesuai standar. Dengan memanfaatkan hasil evaluasi yang ada, perencanaan kegiatan diharapkan tidak hanya lebih efisien, tetapi juga lebih tepat sasaran dan mendukung pencapaian kinerja fakultas secara optimal” ungkapnya.

Pendampingan SPI UIN Alauddin Makassar ini menegaskan komitmennya dalam mengawal proses perencanaan anggaran yang akuntabel, transparan, dan berbasis kinerja, serta mendorong terwujudnya tata kelola yang baik di lingkungan universitas serta dapat membantu jajaran FTK dalam menyusun POK yang lebih rapi, terarah, dan sesuai kebutuhan. Dengan pendampingan dari SPI, perencanaan kegiatan ke depan diharapkan bisa berjalan lebih efektif, efisien, dan tentunya mendukung pencapaian kinerja fakultas secara optimal.

Penandatanganan IKU 2026 dan Evaluasi Kinerja Triwulan I, UIN Alauddin Makassar Dorong Kinerja Terukur dan Akuntabel

Penandatanganan IKU 2026 dan Evaluasi Kinerja Triwulan I, UIN Alauddin Makassar Dorong Kinerja Terukur dan Akuntabel

Makassar, 06 April 2026 — UIN Alauddin Makassar kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kinerja institusi melalui kegiatan Penandatanganan Indikator Kinerja Utama (IKU) Tahun 2026 yang dilaksanakan di Training Center UIN Alauddin Makassar, dengan melibatkan pimpinan universitas serta seluruh unit kerja.

Kegiatan ini merupakan bagian penting dalam siklus manajemen kinerja, yang bertujuan untuk menyelaraskan target strategis universitas dengan capaian kinerja di setiap unit. IKU menjadi instrumen utama dalam mengukur keberhasilan pelaksanaan program, sekaligus memastikan akuntabilitas dan transparansi dalam tata kelola perguruan tinggi.

Sebelumnya, rangkaian penyusunan IKU 2026 telah melalui tahapan dialog kinerja yang dilaksanakan pada Januari 2026, guna menyamakan persepsi antarunit serta menyelaraskan indikator dengan kebijakan pengelolaan Badan Layanan Umum (BLU) dan remunerasi berbasis kinerja.

Rangkaian acara dimulai dengan laporan dari Kepala Biro Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan, dan pengarahan oleh Rektor UIN Alauddin Makassar

Dalam arahannya, Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof. Hamdan Juhannis, menekankan pentingnya menjadikan hasil Evaluasi Kinerja Triwulan I sebagai bahan refleksi untuk memperkuat capaian kinerja pada triwulan berikutnya.

Evaluasi Triwulan I harus kita jadikan pijakan untuk melihat sejauh mana progres yang telah dicapai, sekaligus mengidentifikasi kendala yang perlu segera ditindaklanjuti. Dari sini, kita bisa memastikan bahwa target kinerja tidak hanya tercapai, tetapi juga berkualitas,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa penyusunan dan penandatanganan IKU Tahun 2026 harus disertai dengan komitmen yang kuat dari seluruh pimpinan unit, agar indikator yang ditetapkan benar-benar implementatif dan selaras dengan arah strategis universitas.

“IKU 2026 harus dirancang lebih tajam, terukur, dan berdampak. Tidak hanya sekadar memenuhi kewajiban administratif, tetapi mampu mendorong peningkatan kualitas kinerja di setiap lini, baik dalam bidang akademik, layanan, maupun tata kelola,” tambahnya.

Selanjutnya, kegiatan berlanjut dengan penyampaian laporan evaluasi Kinerja Triwulan I oleh Wakil Rektor II Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan, Prof. H. Andi Aderus. Dalam paparannya, ia menyampaikan bahwa capaian kinerja pada Triwulan I Tahun 2026 secara umum telah menunjukkan hasil yang cukup baik

“Kinerja pada Triwulan I telah berjalan dengan cukup baik sesuai dengan target yang ditetapkan. Kami berharap, melalui penandatanganan IKU Tahun 2026 ini, kinerja seluruh unit dapat semakin meningkat, lebih terarah, dan memberikan hasil yang lebih optimal pada triwulan berikutnya,” ujarnya.

Penandatanganan IKU dilakukan oleh seluruh pimpinan unit di lingkungan UIN Alauddin Makassar, meliputi para Wakil Rektor, Kepala Biro, Kepala UPT dan Lembaga, serta Pimpinan Fakultas dihadapan Rektor UIN Alauddin Makassar

Satuan Pengawasan Internal (SPI) UIN Alauddin Makassar turut melaksanakan penandatanganan dokumen IKU yang diterima langsung oleh Kepala SPI, Prof. Erwin Hafid. Dengan penandatanganan IKU ini, SPI kembali menegaskan posisinya sebagai garda terdepan dalam pengawasan internal, memperkuat peran dan komitmen institusi dalam menjaga akuntabilitas, transparansi, serta kualitas kinerja universitas secara keseluruhan.

Dengan terselenggaranya penandatanganan IKU Tahun 2026 ini, UIN Alauddin Makassar menegaskan komitmennya untuk terus mendorong budaya kinerja yang terukur, akuntabel, dan berkelanjutan, serta memastikan setiap program dan kegiatan universitas dapat memberikan manfaat nyata bagi seluruh sivitas akademika dan masyarakat luas.