SPI Kawal Finalisasi Usulan Proposal Remunerasi, Perkuat Tata Kelola dan Akuntabilitas

SPI Kawal Finalisasi Usulan Proposal Remunerasi, Perkuat Tata Kelola dan Akuntabilitas

Makassar, 15 Juni 2026 — Dalam rangka menindaklanjuti hasil rapat bersama Kementerian Agama terkait permintaan data dan penyampaian proposal remunerasi kolektif Badan Layanan Umum (BLU) UIN Alauddin Makassar, Tim Remunerasi Universitas melaksanakan penyelesaian dan reviu menyeluruh terhadap data modul proposal remunerasi serta exercise usulan remunerasi.

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Meeting Hotel Sultan Alauddin (TC), Senin (15/6/2026), tersebut mendapat pendampingan dari Satuan Pengawas Internal (SPI) sebagai bagian dari upaya penguatan kualitas, validitas, dan akuntabilitas dokumen yang akan diajukan kepada Kementerian Agama.

Seluruh unsur yang tergabung dalam Tim Remunerasi Universitas terlibat dalam proses finalisasi tersebut. Pembahasan difokuskan pada penyempurnaan data, validasi dokumen, serta penyesuaian berbagai komponen yang menjadi bagian dari usulan remunerasi guna memastikan kesesuaian dengan kebutuhan evaluasi dan ketentuan yang berlaku.

Dalam proses tersebut, SPI menjalankan fungsi pendampingan dan pengawasan untuk memastikan setiap data dan dokumen yang disusun memenuhi prinsip ketepatan, konsistensi, transparansi, dan akuntabilitas. Pendampingan ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi antarunit dalam menghasilkan dokumen yang komprehensif dan memiliki kualitas yang dapat dipertanggungjawabkan.

Ketua SPI UIN Alauddin Makassar, Prof. Erwin Hafid, menegaskan bahwa keterlibatan SPI dalam proses finalisasi usulan remunerasi merupakan bentuk komitmen dalam mendukung agenda strategis universitas melalui penguatan tata kelola kelembagaan yang baik.

“SPI berkomitmen memastikan penyusunan usulan remunerasi berjalan secara akuntabel, berbasis data, dan sesuai prinsip tata kelola yang baik. Melalui pendampingan ini, kami berharap usulan yang diajukan dapat menggambarkan kondisi dan kebutuhan institusi secara objektif, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan” ujar Prof. Erwin

Lebih lanjut, Ia menyampaikan bahwa keberhasilan penyusunan proposal remunerasi merupakan hasil kerja kolaboratif seluruh unit yang terlibat. Oleh karena itu, koordinasi yang efektif, validitas data, serta kesamaan persepsi menjadi faktor penting dalam menghasilkan dokumen yang berkualitas dan memenuhi standar evaluasi yang ditetapkan.

Melalui kegiatan finalisasi ini, UIN Alauddin Makassar menunjukkan komitmennya dalam menyiapkan dokumen usulan remunerasi yang transparan, akurat, dan selaras dengan prinsip tata kelola yang baik. Hasil finalisasi yang dilakukan oleh Tim Remunerasi Universitas dengan pendampingan SPI diharapkan dapat mendukung kelancaran proses evaluasi serta tindak lanjut usulan remunerasi di tingkat Kementerian Agama.