Makassar, 3 Juni 2024 – UIN Alauddin Makassar menerima kunjungan dari Tim Inspektorat Jenderal Kementerian Agama (Itjen Kemenag) dalam rangka pemantauan dan evaluasi implementasi manajemen risiko yang sesuai dengan peraturan KMA 580 Tahun 2019. Kunjungan ini berlangsung dari tanggal 3 Juni hingga 30 Juni 2024 dan dipimpin langsung oleh Ketua Tim Itjen Kemenag, Bapak Mardani Rifianto.
Dalam kunjungan tersebut, Pimpinan UIN Alauddin Makassar, bersama jajaran Satuan Pengawasan Internal (SPI), menyambut dengan baik kedatangan Tim Itjen di Ruang Rapat Biro AUPK. Pertemuan ini bertujuan untuk memastikan implementasi manajemen risiko di lingkungan UIN Alauddin Makassar berjalan sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh Kementerian Agama.
Pimpinan UIN Alauddin Makassar menyampaikan bahwa evaluasi ini sangat penting untuk meningkatkan kualitas pengelolaan risiko di seluruh unit kerja, sekaligus sebagai upaya untuk mendukung transparansi dan akuntabilitas dalam menjalankan tugas-tugas administratif dan operasional di kampus. Diharapkan dengan adanya pemantauan ini, berbagai temuan dan rekomendasi dapat diterima untuk perbaikan sistem manajemen yang lebih baik di masa depan.
Kunjungan ini juga menjadi momen penting dalam memperkuat koordinasi dan komunikasi antara UIN Alauddin Makassar dengan Kementerian Agama, khususnya dalam hal pemenuhan standar manajemen risiko yang baik di sektor pendidikan tinggi.
Makassar, 31 Mei 2024 – Dalam rangka meningkatkan pemahaman dan penerapan sistem remunerasi yang efektif, Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama Republik Indonesia melakukan studi banding ke Satuan Pengawasan Internal (SPI) UIN Alauddin Makassar. Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua SPI UIN Alauddin Makassar, Prof. Dr. Erwin Hafid, serta Ketua SPI BPJPH Kemenag RI sekaligus Auditor Ahli Madya, Bapak Mohammad Fitri.
Acara benchmarking yang dilaksanakan pada Rabu, 31 Mei 2024 ini bertujuan untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman terkait penerapan sistem remunerasi di UIN Alauddin Makassar.
Dalam kesempatan tersebut, SPI BPJPH diterima di Ruang Kerja SPI UIN Alauddin Makassar. Diskusi berlangsung dengan penuh semangat, di mana kedua belah pihak saling bertukar informasi dan praktik terbaik dalam penerapan sistem remunerasi yang efektif dan efisien.
“Kunjungan ini memberikan banyak wawasan baru bagi kami dalam upaya memperbaiki dan mengembangkan sistem remunerasi di BPJPH. Kami berharap dapat menerapkan beberapa kiat-kiat yang telah sukses diimplementasikan oleh SPI UIN Alauddin,” ujar Bapak Mohammad Fitri, Ketua SPI BPJPH Kemenag RI.
Prof. Dr. Erwin Hafid, Ketua SPI UIN Alauddin Makassar, menyampaikan apresiasinya atas kunjungan tersebut dan berharap kolaborasi antara kedua institusi dapat terus berlanjut untuk meningkatkan kualitas sistem remunerasi di lingkungan BPJPH Kemenag RI.
Dengan adanya kegiatan studi banding ini, diharapkan SPI BPJPH Kemenag RI dapat mengadopsi dan mengadaptasi berbagai strategi dan metode yang telah terbukti efektif di UIN Alauddin Makassar, sehingga mampu meningkatkan kinerja dan kesejahteraan pegawai di lingkungan BPJPH.
Makassar, 29 Mei 2024 – Dalam rangka meningkatkan kompetensi dan memperkuat sistem pengawasan internal, Satuan Pengawasan Internal (SPI) UIN Raden Mas Said Surakarta mengadakan kunjungan benchmarking ke SPI UIN Alauddin Makassar. Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua SPI UIN Alauddin Makassar, Prof. Dr. Erwin Hafid dan jajarannya, serta Ketua SPI UIN Raden Mas Said Surakarta, Khairul Imam, S.H.I., M.Si berserta empat anggotanya.
Acara benchmarking yang dilaksanakan pada Rabu, 29 Mei 2024 ini bertujuan untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman terkait penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) di UIN Alauddin, penyusunan peta audit, serta penyusunan cascading Indikator Kinerja Utama (IKU) Rektor dan pimpinan universitas.
Dalam kesempatan tersebut, tamu dari UIN Raden Mas Said diterima di Ruang Kerja SPI UIN Alauddin Makassar. Diskusi berlangsung hangat dan produktif, di mana kedua belah pihak saling bertukar informasi dan praktik terbaik dalam bidang pengawasan internal.
“Kunjungan ini sangat bermanfaat bagi kami dalam upaya meningkatkan kompetensi dan efektivitas pengawasan internal di UIN Raden Mas Said. Kami berharap dapat menerapkan beberapa praktik baik yang telah dilakukan oleh SPI UIN Alauddin,” ujar Khairul Imam, S.H.I., M.Si., Ketua SPI UIN Raden Mas Said Surakarta.
Sementara itu, Prof. Dr. Erwin Hafid, Ketua SPI UIN Alauddin Makassar, menyampaikan apresiasinya atas kunjungan tersebut dan berharap kolaborasi antara kedua universitas dapat terus berlanjut dalam rangka memperkuat sistem pengawasan internal di lingkungan perguruan tinggi keagamaan.
Dengan adanya kegiatan benchmarking ini, diharapkan SPI UIN Raden Mas Said Surakarta dapat mengadopsi dan mengadaptasi berbagai strategi dan metode yang telah terbukti efektif di UIN Alauddin Makassar, sehingga mampu meningkatkan kinerja dan akuntabilitas di lingkungan UIN Raden Mas Said Surakarta.
Makassar, 14 Mei 2024 – Inspektur Jenderal Kementerian Agama Republik Indonesia Dr. Faisal Ali Hasyim, SE., MSi., CA., CSEP., QIA., melakukan kunjungan kerja ke Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar pada hari Selasa, 14 Mei 2024. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Senat, Gedung Rektorat Lantai IV UIN Alauddin Makassar.
Acara tersebut dihadiri oleh Rektor UIN Alauddin Makassar, Wakil Rektor, Ketua Satuan Pengawas Internal (SPI), para Dekan, dan seluruh jajaran pimpinan Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar. Dalam sambutannya, Dr. Faisal Ali Hasyim menekankan pentingnya peran SPI dalam memastikan tercapainya tujuan yang telah ditargetkan oleh Rektor UIN Alauddin.
“SPI memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan setiap unit kerja di UIN Alauddin Makassar menjalankan fungsinya dengan baik dan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Pemeringkatan unit-unit berdasarkan kualitas pengendalian internalnya sangat penting untuk memastikan peningkatan kualitas secara berkelanjutan,” ujar Dr. Faisal.
Selain itu, Dr. Faisal juga menggarisbawahi perlunya SPI untuk terus melakukan pengawasan dan pembinaan secara konsisten, agar dapat mendeteksi dan mengantisipasi berbagai potensi risiko yang mungkin timbul dalam proses operasional di lingkungan universitas.
Sebelum memulai sesi pembinaan, Dr. Faisal Ali Hasyim menyempatkan diri berkunjung ke ruang kerja SPI UIN Alauddin Makassar. Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan fasilitas kerja dan dukungan infrastruktur yang memadai bagi SPI dalam melaksanakan tugas-tugasnya. Dr. Faisal menilai bahwa dengan fasilitas yang memadai, SPI akan lebih efektif dalam menjalankan fungsi pengawasannya.
Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof. Hamdan Juhannis, M.A., Ph.D dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kunjungan dan arahan yang diberikan oleh Inspektur Jenderal. “Kami sangat menghargai kunjungan Dr. Faisal Ali Hasyim yang memberikan banyak arahan berharga bagi kami. Semoga dengan arahan ini, SPI UIN Alauddin Makassar dapat semakin berperan dalam meningkatkan kualitas pengelolaan dan tata kelola universitas,” ujar Rektor.
Selain itu Ketua SPI, Prof. Dr. Erwin Hafid., Lc., M.Pd., M.Ed turut menyampaikan rasa bangga dan terima kasih sebesar-besarnya atas kunjungan dan arahan oleh Inspektur Jenderal. “Ini merupakan sebuah kebanggaan dan motivasi bagi kami. mendapat kunjungan dan arahan langsung dari Bapak Dr. Faisal Ali Hasyim tentu akan menambah motivasi dan kualitas kerja-kerja pengawasan kami” kata Ketua SPI.
Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan semangat baru dan motivasi bagi seluruh jajaran pimpinan UIN Alauddin Makassar terkhusus bagi SPI UIN Alauddin Makassar untuk terus meningkatkan kualitas pengendalian internal dan memastikan tercapainya tujuan strategis universitas.
Makassar, 16 April 2024 – UIN Alauddin Makassar meraih akreditasi unggul, sebuah pencapaian prestisius yang menjadi kebanggaan bagi seluruh sivitas akademika UIN Alauddin Makassar. Akreditasi unggul ini merupakan hasil dari kerja keras dan dedikasi seluruh pihak yang terlibat dalam peningkatan kualitas pendidikan di UIN Alauddin Makassar.
Dalam rangka merayakan keberhasilan ini, Satuan Pengawas Internal (SPI) UIN Alauddin Makassar turut memberikan ucapan selamat dan apresiasi yang sebesar-besarnya. Ketua SPI, Prof. Erwin Hafid, Lc., M.Pd., M.Ed., menyampaikan rasa bangga dan syukurnya atas pencapaian ini. “Akreditasi unggul yang diraih oleh UIN Alauddin Makassar adalah bukti nyata dari komitmen seluruh jajaran universitas dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan pelayanan. Kami di SPI sangat bangga dan mengucapkan selamat kepada seluruh sivitas akademika UIN Alauddin Makassar atas pencapaian ini,” ujar Prof. Erwin.
Sekretaris SPI, Roby Aditiya, M.Acc., CGAA., CTT, juga menyampaikan ucapan selamatnya. Beliau menekankan bahwa akreditasi unggul ini adalah hasil dari kolaborasi yang baik antara seluruh unit di universitas yang dikomandoi oleh Lembaga Penjaminan Mutu (LPM). “Raihan akreditasi unggul ini tidak lepas dari kerja keras, kerjasama, dan komitmen yang tinggi dari semua pihak di bawah komando LPM UIN Alauddin Makassar. Semoga pencapaian ini dapat menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas dan memberikan kontribusi terbaik bagi dunia pendidikan,” kata Roby.
Ucapan selamat dan apresiasi ini mencerminkan dukungan penuh dari SPI terhadap upaya peningkatan kualitas di UIN Alauddin Makassar. SPI juga menegaskan komitmennya untuk terus mengawal dan mendampingi setiap langkah yang diambil pimpinan universitas dalam rangka menjaga dan meningkatkan kualitas pendidikan.
Raihan akreditasi unggul ini diharapkan dapat semakin memotivasi seluruh sivitas akademika UIN Alauddin Makassar untuk terus berinovasi dan berprestasi, demi mewujudkan visi universitas sebagai institusi pendidikan yang unggul dan berdaya saing tinggi. Keberhasilan ini juga menjadi cerminan dari upaya pimpinan UIN Alauddin Makassar dalam memberikan pendidikan yang berkualitas dan berstandar nasional hingga internasional.
Dengan akreditasi unggul yang telah diraih, UIN Alauddin Makassar semakin meneguhkan posisinya sebagai salah satu perguruan tinggi terkemuka di Indonesia. Prestasi ini juga diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pendidikan yang diberikan oleh UIN Alauddin Makassar.