Tindak Lanjut Hasil Audit

Tindak Lanjut Hasil Audit

 *Purwanto Wahyudi

Audit internal telah menjadi kebutuhan bagi pimpinan untuk membantu mengendalikan jalannya kegiatan operasional suatu organisasi. Audit internal perlu dilakukan secara teratur agar dapat mencegah terjadinya masalah dan pimpinan akan dapat segera mengetahui dan mengatasi masalah sebelum permasalahan tersebut berkembang lebih luas. Selain itu audit internal jg dapat mengindentifikasi penyebab timbulnya serta mengetahui langkah-langkah efektif untuk mengatasinya. Audit internal dilakukan oleh orang yang professional yang memiliki pemahaman yang mendalam mengenai sistem dan kegiatan operasi suatu organisasi. Aktivitas audit internal memberikan jaminan bahwa pengendalian internal yang dijalankan suatu organisasi telah cukup memadai untuk memperkecil terjadinya resiko, menjamin kegiatan operasi organisasi telah berjalan secara efektif dan efisien serta memastikan bahwa sasaran dan tujuan organisasi telah tercapai.

Pada dasarnya kegiatan audit internal baik bersifat financial audit maupun operasional audit, memiliki tahapan berupa:

  1. Penyelesaian hasil audit internal dengan adanya temuan-temuan audit;
  2. Rekomendasi atau saran yang diberikan audit internal dalam bentuk tindakan perbaikan yang ditujukan pada auditee untuk pada masa datang;
  3. Tanggapan auditee terhadap rekomendasi atau saran yang diberikan audit internal dalam bentuk persetujuan perbaikan atau pembuatan prosedur;
  4. Disposisi oleh pimpinan atas rekomendasi atau saran yang diberikan audit internal sebagai dorongan pada auditee untuk menyegerakan penyelesaian tindak lanjut dari temuan audit; dan
  5. Monitoring atau tindak lanjut atas rekomendasi dari temuan audit.

Keberhasilan dari peran dan tugas yang diemban oleh auditor internal adalah salah satunya ditunjukan dengan adanya kecenderungan berkurangnya jumlah temuan audit. Hal ini menunjukkan bahwa auditor dapat berperan sebagai konsultan yang berarti dalam melakukan audit, auditor juga ikut berperan dalam menyampaikan permasalahan yang terkait dalam organisasi  Banyaknya temuan yang diperoleh pada saat dilakukan audit tidak otomatis menunjukkan bahwa auditor tersebut telah bekerja dengan baik. Hal ini terkait dengan penyelesaian tindak lanjut temuan hasil audit yang masih perlu diselesaikan oleh auditee dan organisasi. Banyakanya temuan audit yang belum ditindaklanjuti merupakan tanggung jawab bagi auditee untuk penyelesaiannya dengan tetap dimonitor oleh auditor internal.

 

Bahan Bacaan :

  1. Hasymi Mhd, Evaluasi Tindak Lanjut Temuan Audit Internal Sebagai Unsur Mengoptimalkan Pengelolaan Keuangan.
  2. Tri Hartono, Evaluasi Penyelesaian Tindak Lanjut Temuan Audit Sebagai Unsur Penilaian Kinerja Manajemen Kantor Cabang (Studi Kasus Pada Bank Btn)
  3. Sa Seksi 312, Risiko Audit Dan Materialitas Dalam Pelaksanaan Audit

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *