Archives for Oktober, 2016

Interaksi Simbolik

*Suhartono Defenisi Interaksi Simbolik Istilah ini pertama kali diperkenalkan oleh Herbert Blumer dalam lingkup sosiologi, sebenarnya ide ini telah dikemukakan oleh George Herbert Mead (guru Blumer) yang kemudian dimodifikai oleh Blumer untuk tujuan tertentu. Interaksi simbolik adalah suatu hubungan yang terjadi secara alami antara manusia dalam masyarakat dan hubungan masyarakat dengan individu. Interaksi yang terjadi […]

DETAIL

Dua Dimensi Empat Paradigma Gibson Burrell and Gareth Morgan

Paradigma dalam Menganalisis Ilmu Sosial Dengan mengkombinasikan pandangan-pandangan mengenai asumsi sifat dasar ilmu sosial dan sifat dasar masyarakat, paradigma untuk menganalisis teori sosial bisa dibagi menjadi empat, yaitu radical humanist, radical structuralist, interpretive, dan functionalist. Untuk lebih jelas, klasifikasi tersebut bisa digambarkan dalam kuadran seperti berikut: Paradigma Functionalist Paradigma ini berakar pada sociology of regulation […]

DETAIL

Seperti Apa Realitas Yang Mekanistik Itu?

*Suhartono  Nominalism-realism (the ontological debate) Banyak sekali kontroversi mengenai kedua hal ini. Paham nominalis atau konvensionalis  memiliki  perspektif  bahwa  semua  yang ada di luar individu tidaklah real, hanya merupakan representasi nama dan simbol dimana sesuatu itu menjadi ada karena individu tersebut membuatnya ada. Jika setiap individu tidak memiliki representasi mengenai  sesuatu  yang  ada  diluarnya,  maka  […]

DETAIL

Seperti Apa Realitas Menurut Agama?

Filsafat, sains dan agama beribicara mengenai realitas, segala sesuatu yang bisa kita cerap. Filsafat lahir terlebih dulu, sains baru muncul kemudian. Filsafat muncul karena ketakjuban mendalam ketika orang bersentuhan dengan realitas (dunia tempat hidupnya dan dirinya sendiri). Ketakjuban ini meninggalkan goresan mendalam dan tak henti menimbulkan pertanyaan. Orang kemudian mengajukan pertanyaan dengan sengaja untuk mendapatkan […]

DETAIL

Seperti Apa Realitas yang Ekologis?

*Suhartono Refleksi mendalam atas posisi manusia sebagai subentitas dari keagungan alam semesta diharapkan akan mampu membangkitkan kesadaran kritis untuk kemudian menunda terlebih dahulu setiap klaim atas sentralitas posisi manusia sebagai penentu perkembangan alam semesta. Whitehead menyebut tahapan kesadaran manusia ketika mampu melampaui kekerdilan persepsinya atas semesta, dan kemudian mampu menemukan cara pandang yang utuh dengan […]

DETAIL

Apa yang Dimaksud dengan Epistemologi?

*Purwanto Wahyudi Setiap jenis pengetahuan mempunyai ciri-ciri yang spesifik mengenai apa (antologi), bagaimana (epistimologi), dan untuk apa (aksiologi) pengetahuan tersebut disusun.Antlogi adalah pembahasan tentang hakikat pengetahuan, epitimologi adalah pembahasan tentang metode dan landasan pemikiran yamg dipakai sampai kepada pengetahuan yang ilmiah,dan aksiologi adalah pembahasan tentang apa dan bagaimana fungsi pengetahuan itu bagi kehidupan manusia.  Ketiga […]

DETAIL

Apa Perbedaan Epistemologi Barat dan Timur?

*Purwanto Wahyudi  Secara etomologi, istilah epistemology berasal dari kata Yunani episteme, yang artinya pengetahuan, dan logos yang artinya ilmu atau teori biasanya dipakai untuk menunjuk pengetahuan yang sistematik. Epistemologi dapat didefinisikan sebagai cabang filsafat yang mempelajari asal mula atau sumber, struktur, metode, dan validitas pengetahuan. Sedangkan, ilmu pengetahuan adalah suatu system dari berbagai pengetahuan yang […]

DETAIL

Bagaimana dengan Epistemologi dari Perspektif Agama?

* Muh Amrih  Epistemologi sebenarnya berawal dari paradigma agama. Kekuasaan agama sangat dominan dalam menetapkan fenomena ilmiah yang ada. Supremasi agama dijunjung tinggi dan doktrinnya tidak boleh dielakkan. Ajaran-ajaran agama dahulu di tradisi barat menjadi penentu kebenaran. Tetapi seiring perkembangannya, pemisahan antara ajaran agama dengan ilmu pengetahuan terjadi. Sebagai hasil, beberapa ilmuwan yang mampu menemukan […]

DETAIL
Page 3 of 41234

Kontak

Kampus II UIN Alauddin
Samata, Gowa
Gedung Rektorat Lt.2
No. Tlp: 081356789890
spi@uin-alauddin.ac.id

Pengunjung

TOP