KOORDINASI PENGENDALIAN INTERNAL PTKIN, LOMBOK-MATARAM

KOORDINASI PENGENDALIAN INTERNAL PTKIN, LOMBOK-MATARAM

Hotel Jayakarta, Mataram-Lombok, 21-23  Juli 2016

 Konsep Good University Governance (GUG) merupakan turunan dari konsep tata kelola kepemerintahan yang biasa dikenal dengan istilah good governance. Pendidikan Tinggi dapat digolongkan sebagai sebuah public goods maupun private goods, hal ini menunjukkan bagaimana seharusnya perguruan tinggi mampu menempatkan dirinya di tengah-tengah masyarakat, bangsa dan Negara. Peran GUG membentuk membentuk struktur kerja dan menciptakan sistem check dan balances, karena efektivitas suatu universitas berhubungan dengan perbandingan biaya rutin dan biaya sewaktu-waktu yang dikeluarkan oleh suatu universitas, yang hasilnya dapat dirasakan dikemudian hari.

Pembentukan sistem pengendalian internal di perguruan tinggi merupakan salah satu upaya dalam penerapan prinsip-prinsip Good University Governance, sehingga diharapkan perguruan tinggi tersebut dapat menghasilkan laporan keuangan yang berkualitas baik. Salah satu fungsi sistem pengendalian internal adalah untuk melaksanakan pengawasan kinerja, keuangan, dan administrasi. Laporan keuangan yang berkualitas dapat meningkatkan kepercayaan pengguna, sehingga kredibilitas perguruan tinggi juga akan meningkat. Peran dan fungsi sistem pengendalian internal saat ini lebih menitikberatkan pada analisis akar permasalahan dan mencari solusinya, yang semula hanya menitikberatkan pada bagaimana mengantisipasi dan mengurangi masalah.

Pengendalian internal merupakan fungsi manajemen yang penting dalam penyelenggaraan aktivitas pengendalian internal (internal control) di lingkungan Perguruan Tinggi. Melalui pengawasan internal dapat diketahui apakah suatu perguruan tinggi telah melaksanakan kegiatan sesuai dengan tugas dan fungsinya secara efektif dan efisien, serta sesuai dengan rencana, kebijakan yang telah ditetapkan, dan ketentuan yang berlaku. Selain itu, pengawasan internal atas penyelenggaraan aktivitas pengendalian internal di Perguruan Tinggi diperlukan untuk akselerasi Good University Governance (GUG).

Dalam rangka kerjasama antar sesama SPI PTKIN BLU di bawah koordinasi Kementerian Agama, Satuan Pemeriksa Internal UIN Alauddin mengikuti kegiatan Koordinasi SPI se PTKIN membahas permasalahan-permasalahan di lingkungan kerja yang dihadapi dan mendiskusikan penyeragaman tugas dan fungsi SPI dengan tema Peran SPI dalam Meningkatkan Kualitas Sistem Pelaporan Keuangan SATKER Menuju Opini WTP yang berlangsung selama 3 (tiga) hari mulai tanggal 21-23  Juli 2016 bertempat di Hotel Jayakarta Jl. Raya Senggigi Km. 4, Kec. Mataram, Nusa Tenggara Barat. Koordinasi ini diikuti oleh kurang lebih 39 orang peserta SPI PTKIN. Adapun perwakilan dari SPI UIN Alauddin Makassar yakni Ketua SPI Dr. Hj. Salmah Said, SE., M.Fin Mgmt., M.Si. yang didampingi 3 orang Auditor SPI; Suhartono, SE., Syarif Syahrir Malle, SE., dan Syamsuddin, SE.

Kegiatan ini dibuka oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikian Islam, Prof. Dr. Ishom Yusqi, MA. Agenda kegiatan ini merupakan kelanjutan dari Focus Group Discussion (FGD) Tahap I SPI PTKIN di Makassar, 29-31 Maret 2016 dan Workshop Penerapan GUG di Bogor, 11-13 April 2016. Output dari kegiatan ini adalah finalisasi Draft PMA SPI dan telah selesainya penyusunan 13 pedoman kerja SPI yang terstandarisasi untuk seluruh PTKIN. Adapun outcome yang diharapkan adalah akselerasi Good University Governance pada satker Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN). Adapun Tim SPI UIN Alauddin Makassar diamanahkan untuk menyusun dan merumuskan Pedoman Pelaksanaan Pre-audit.

LAMPIRAN BUKTI KEGIATAN PERJALANAN DINAS:

DOKUMENTASI KEGIATAN

img_20160722_083118 img_20160722_141613 img_20160722_172344

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *